konfirmasi id. Tulang Bawang Barat — Pengerjaan proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) pada rekonstruksi peningkatan kapasitas struktur penyangga tebing yang berlokasi di Tiyuh Gedung Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulangan Bawah Barat (Tubaba) Diduga dikerjakan Asal-asalan.
Pasalnya, Tembok penahan tebing tersebut yang baru dikerjakan itu dikhawatirkan akan ambruk dan roboh di karenakan Pemasangan Batu terkesan Asal-asalan dan Batu bercampur tanah merah.
Pantauan awak media dilapangan proyek tersebut tidak ada papan informasi, tidak adanya pengawasan dari tim pengawas, sehingga pekerjaan pembangunan Tembok Penahan Tanah diduga asal jadi.
Ketika di konfirmasi salah satu pekerja proyek TPT saat hendak di tanyakan menyebutkan. “Pengawas Lokasi Namanya pak Gito Mas, dan dia jarang turun ke Lokasi,”Kata dia.
Di tempat yang sama salah satu warga Tiyuh Gedung Ratu Sobri mengatakan, “Proyek ini belum lama di kerjakan mas, dan terkesan asal-asalan, dan yang dipasang batu bercampur tanah merah, tidak ada papan informasi nya juga jadi kita tidak tahu volumenya bangunan ini, berapa Ketebalan, kedalam dan panjangnya,” Kata dia. Selasa (16/9/025).
Selain itu ungkap Sobri, “Saya sebagai warga setempat, menginginkan pengerjaan proyek ini yang bagus dan berkualitas, di karenakan ini untuk penahan tanah agar tidak longsor, karena ini berada di pinggir aliran sungai yang dalam, dan membahayakan rumah warga yang ada di sekitar bangunan ini,”Ungkap Sobri.
“Apa lagi ini proyek provinsi tentunya dengan anggaran yang sangat pantastis, dan harusnya pengerjaan yang bagus, berkualitas dan harus ada keterbukaan Informasi agar warga setempat bisa mengetahui itu proyek berasal dari mana, dan volumenya berapa, kami juga sebagai warga sini ingin tahu,”Kata dia.
Lanjut Sobri, Proyek pembangunan TPT ini seharusnya menjadi langkah perlindungan, namun jika dikerjakan Asal-asalan dan tanpa adanya pengawasan di Lokasi, keterbukaan informasi dan perencanaan yang matang, justru bisa menjadi ancaman bagi warga sekitar,”Kata dia.
Saat dihubungi Hen Sebagai Pengawas Lapangan (Waspang) perusahaan yang jarang ada di Lapangan, Melalui Via WhatsApp untuk meminta izin menerbitkan berita terkait pengerjaan proyek dirinya mengatakan, “Siluman Malam, Basing Lu aja, Gasss, Jangan Kasih Kendor,”Tiru pesan WhatsApp nya (Robert)
